Tujuan Jihad
Berjihad bertujuan untuk mempertahankan hak kaum muslim, bukan dengan cara merampas hak milik orang lain, karena pada prinsipnya Islam sangat menghargai dan menjunjung hak hidup manusia.
فَلْيُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يَشْرُونَ
الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالآخِرَةِ وَمَنْ يُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
فَيُقْتَلْ أَوْ يَغْلِبْ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا (٧٤)وَمَا
لَكُمْ لا تُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ
الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا
أَخْرِجْنَا مِنْ هَذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا وَاجْعَل لَنَا
مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا وَاجْعَل لَنَا مِنْ لَدُنْكَ نَصِيرًا
(٧٥)الَّذِينَ آمَنُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ
كَفَرُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ الطَّاغُوتِ فَقَاتِلُوا أَوْلِيَاءَ
الشَّيْطَانِ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا (٧٦)
74. karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia
dengan kehidupan akhirat[316] berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang
berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan Maka
kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.75. mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: “Ya Tuhan Kami, keluarkanlah Kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah Kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah Kami penolong dari sisi Engkau!”.
76. orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena Sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.
Jihad Dengan Harta dan Jiwa, Mana Yang Utama ?
Apakah berjihad dengan harta lebih utama / afdhal dari berjihad dengan jiwa menurut pandangan Islam? Hal ini disebabkan banyaknya ayat-ayat tentang berjihad dalam Al-Qur’an menempatkan berjihad dengan harta sebelum berjihad dengan jiwa ?Berjihad bermakna umum yaitu mencurahkan segala kamampuan manusia dalam suatu tujuan. Dalam mencapai hal ini, terkadang dilakukan dengan cara berjihad lisan / perkataan, dengan menggunakan harta, dan bahkan dengan jiwa.
Sungguh banyak penjelasan yang tertera dalam Al-Qur’an mengenai berjihad dengan jiwa atau dengan harta, dan penyebutannya mendahulukan berjihad menggunakan harta lalu berjihad dengan jiwa. Allah berfirman dalam Surah Al-Hujurat 15 :
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ
وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ
وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ (١٥)
Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah
orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian
mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan
jiwa mereka pada jalan Allah. mereka Itulah orang-orang yang benar.Dan Pada Surah At-Taubah :
لَكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ جَاهَدُوا
بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ وَأُولَئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُ
وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (٨٨)
Artinya : tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama Dia,
mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. dan mereka Itulah
orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka Itulah orang-orang yang
beruntung.Dan pada Surah Shaf pula :
تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي
سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ
إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (١١)
Artinya : (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad
di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu,
jika kamu mengetahui.Dan pada Surah An-Nisaa juga dijelaskan :
فَضّلَ اللّهُ الْمُجَاهِدِيْن بِأَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِيْنَ دَرَجَةٌ
Lalu apa rahasia mendahulukan berjihad dengan harta atas jihad jiwa ?
dapat dikatakan pada permulaan bahwa dalam ilmu nahwu rangkaian kalimat
tersebut adalah kalimat ‘ataf. ‘atafnya berupa huruf “wawu”. Huruf
“wawu” sebagaimana yang dikatakan ulama nahwu tidak memilki arti tertib
atau akibat. Akan tetapi pendahuluan berjihad dengan harta atas berjihad
dengan jiwa lebih pada pengembangan varian dalam melakukan jihad.